Lestarikan Budaya Lokal Lewat Program Berbudaya Kukar Idaman
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR : Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan (Disdikbud) Kukar terus merealisasikan program berbudaya yang
tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.
Program berbudaya bertujuan untuk membangun pusat pusat
pelestarian dan pengembangan budaya di Kukar. Program tersebut selama ini telah
berjalan baik, bahkan bisa dikatakan berhasil. Ini dapat dibuktikan dengan Kukar
menerima penghargaan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), belum lama
ini.
Kepala Disdikbud Kukar Tauhid Afrilian Noor mengatakan,
Disdikbud telah menerima 3 penghargaan sertifikat WBTB dari
Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Penghargaan tersebut diantaranya, Kuda Gepang kesenian
Kutai, alat musik tradisional Jatung Utang suku Dayak Kenyah, dan Upacara Adat
Mecaq Udat Suku Dayak Kenyah.
"Warisan budaya yang telah ditetapkan harus
dilestarikan, melalui kegiatan kegiatan nyata," kata Tauhid Afrilian Noor
pada Poskotakaltimnews, Jum'at (17/11/2023).
Selain melestarikan WBTB, Disdikbud juga terus berupaya
dalam melestarikan budaya lokal melalui kegiatan kegiatan lainnya, seperti
menggelar festival, Erau Adat Pelas Benua, dan lainnya.
"Sebentar lagi kita akan menggelar festival budaya
di seluruh kecamatan se Kukar, dengan tujuan untuk menggapai kearifan lokal,
dan memberikan ruang kepada pelaku seni yang ada di Kecamatan," ucapnya.
Menurutnya, budaya adalah bagian dari pemersatu,
penguat, atau identitas jati diri daerah tersebut. Kukar dikenal dari
budayanya.
"Kemampuan kita dibidang budaya luar biasa,"
ungkapnya.
Dirinya berharap, masyarakat Kukar turut menjaga dan
melestarikan budaya lokal, sehingga budaya lokal tidak terkikis oleh
perkembangan jaman.
"Kami terus menjaga dan melestarikan, sehingga
budaya kita bisa dikenal lebih luas," ujarnya
Sementara itu Ketua Kesenian Jaranan Buto Panji
Plambangan Tohari menyebutkan, festival budaya yang dilaksanakan oleh pemeritah
daerah, selalu melibatkan para paguyuban maupun komunitas seni budaya.
"Belum lama ini, kita telah nampil di acara
festival Topeng Nusantata di Taman Kota Raja Tenggarong," sebut Tohari
Ia menyebutkan, dengan dilibatkan oara pelaku seni budaya pastinya ini bahian dari wadah, untuk menyalurkan bakat maupun meleestarikan budaya, khususnya yang ada di Kukar.
"Dan juga setiap nampil pastinya ada uang
pembinaannya, sebagai bentuk apresiasi," tutupnya. (adv/riz)